Axis Orthopaedic Centre Logo

Spesialis Lutut di Singapura

Dr Seng Chusheng, Konsultan Senior Dokter Bedah Ortopedi (Kedokteran Olahraga)
Dr Seng Chusheng
Konsultan Senior Dokter Bedah Ortopedi
MBBS (Singapore), MRCS (Edinburgh), MMed (Orth), FRCS (Edinburgh)
Orthopaedic doctor explaining knee X-ray results to a patient during a consultation.

Dr Seng Chusheng adalah konsultan senior dokter bedah ortopedi lulusan fellowship dengan pengalaman menangani lebih dari 1.000 tindakan. Beliau memiliki minat khusus pada cedera olahraga, preservasi sendi lutut, serta rekonstruksi lanjutan, berpengalaman menangani robekan ligamen dan meniskus pada individu aktif hingga kerusakan tulang rawan dan kelainan sendi degeneratif yang membatasi mobilitas jangka panjang.

  • Spesialis Lutut untuk Cedera Olahraga, Radang Sendi, dan Kasus Kompleks
  • Rekonstruksi Ligamen Artroskopi & Perbaikan Tulang Rawan
  • Penggantian Lutut Tingkat Lanjut & Prosedur Preservasi Sendi

Temui Spesialis Lutut Kami di Singapura

Dr Seng Chusheng, Spesialis Ortopedi Olahraga di Singapura
Dr Seng Chusheng
Konsultan Senior Dokter Bedah Ortopedi (Kedokteran Olahraga)
MBBS (Singapore), MRCS (Edinburgh), MMed (Orth), FRCS (Edinburgh)
Logo Mount Elizabeth Novena HospitalLogo Parkway East HospitalLogo Mount Alvernia Hospital

Dr Seng Chusheng adalah Konsultan Senior Dokter Bedah Ortopedi dengan minat khusus pada penanganan cedera lutut, masalah terkait olahraga, dan prosedur preservasi sendi. Beliau merawat beragam gangguan lutut, mulai dari cedera ligamen dan meniskus pada individu aktif hingga kerusakan tulang rawan serta kondisi degeneratif yang memengaruhi mobilitas jangka panjang.

Beliau menguasai bedah lutut artroskopi, rekonstruksi ligamen, restorasi tulang rawan, dan teknik penggantian lutut mutakhir. Telah menangani lebih dari 1.000 prosedur bedah ortopedi, Dr Seng memadukan keahlian bedah yang ekstensif dengan pendekatan berpusat pada pasien guna mengembalikan fungsi, stabilitas, dan kualitas hidup Anda.

Bagaimana Gangguan Lutut Memengaruhi Aktivitas Harian

Lutut memegang peran utama dalam menopang berat badan dan menunjang keleluasaan gerak saat beraktivitas harian, seperti berjalan, menaiki tangga, berolahraga, dan mengubah arah. Sendi ini ditopang oleh sistem kompleks tulang, tulang rawan, ligamen, tendon, dan otot yang bekerja bersama demi menjaga kestabilan, meredam benturan, serta memudahkan pergerakan. Karena terus menanggung beban dan tekanan berulang sepanjang hari, lutut sangat rentan mengalami cedera serta keausan jangka panjang.


Seiring berjalannya waktu, kerusakan pada struktur ini dapat memicu nyeri, kekakuan, sendi goyah, dan gangguan degeneratif yang membatasi mobilitas serta kualitas hidup Anda.

Apa Saja Penyebab Umum Gangguan dan Cedera Lutut?

Gangguan lutut dapat timbul akibat berbagai faktor, mulai dari cedera mendadak hingga proses aus alami secara bertahap. Sejumlah penyebab fisik yang paling umum meliputi:

  • Gerakan Memutar atau Pivot Mendadak
    Perubahan arah gerakan secara cepat yang memberikan tekanan mendadak pada sendi lutut.
  • Beban Berulang dan Overuse
    Aktivitas lari, lompat, berlutut, atau gerakan berulang yang terus-menerus membebani sendi.
  • Kelemahan atau Ketidakseimbangan Otot
    Kurangnya topangan dari otot-otot di sekitar sendi, mengganggu kestabilan dan keselarasan lutut.
  • Benturan Langsung atau Trauma Fisik
    Terjatuh, tabrakan, atau pukulan keras pada lutut saat menjalani aktivitas rutin maupun berolahraga.
  • Keausan Alami Akibat Usia
    Degenerasi bertahap pada jaringan tulang rawan dan struktur sendi seiring bertambahnya usia.
  • Mekanika Gerak yang Keliru
    Pola gerakan tubuh yang kurang tepat sehingga melipatgandakan beban tekanan pada sendi lutut.
  • Aktivitas Benturan Tinggi
    Cabang olahraga, kecelakaan, atau aktivitas fisik yang memberikan gaya beban besar pada sendi.
Person holding a painful knee with a medical illustration highlighting the knee joint, showing symptoms of knee pain or injury.

Siapa Saja yang Berisiko Mengalami Cedera Lutut?

Sering membebani lutut secara berlebihan dapat memperbesar peluang terjadinya cedera. Anda berisiko lebih tinggi mengalami gangguan lutut jika:

  • Mengikuti olahraga yang melibatkan lari, lompat, atau perubahan arah mendadak
  • Memiliki rutinitas atau pola aktivitas harian dengan tuntutan fisik yang berat
  • Sering melakukan gerakan berulang saat bekerja maupun berolahraga
  • Sering berlutut, jongkok, atau mengangkat beban berat
  • Pernah mengalami cedera lutut sebelumnya
  • Mengalami perubahan kesehatan sendi akibat pertambahan usia
  • Memiliki kelemahan otot, keseimbangan buruk, atau kelenturan tubuh yang rendah

Tanda dan Gejala Umum Gangguan Lutut

Meskipun rasa tidak nyaman ringan dapat mereda dengan istirahat, gejala yang menetap atau memburuk menandakan masalah medis yang memerlukan evaluasi dokter. Gejalanya meliputi:

Nyeri Lutut

Rasa sakit dapat timbul saat bergerak, berolahraga, menumpu beban, atau bahkan saat beristirahat, tergantung kondisi penyebabnya.

Bengkak dan Kaku

Peradangan berkepanjangan atau sulitnya menekuk dan meluruskan lutut bisa menjadi tanda kerusakan sendi atau radang sendi tahap awal.

Kesulitan Menjalani Aktivitas Harian

Nyeri atau lutut goyah yang menyulitkan Anda berjalan, berdiri, atau menaiki tangga menandakan potensi kerusakan sendi.

Ketidakstabilan atau Lutut Terasa Lepas

Sensasi lutut terasa lemas, tidak stabil, atau seolah mau patah dapat mengindikasikan cedera ligamen seperti robekan ACL.

Gejala Akut Pascacedera

Nyeri, bengkak, atau keterbatasan gerak setelah jatuh, terkilir, atau terkena benturan perlu diperiksakan bila gejala menetap.

Sensasi Terkunci, Tersangkut, atau Bunyi Gemeretak

Bila lutut terasa macet, tersangkut saat digerakkan, atau berbunyi klik yang disertai nyeri, kemungkinan terdapat gangguan di dalam sendi.

Deformitas Tampak Jelas atau Sendi Bengkok

Perubahan bentuk lutut yang terlihat, pergeseran kelurusan tulang, atau timbulnya kelainan bentuk baru harus segera diperiksa spesialis.

Kapan Anda Harus Menemui Spesialis Lutut?

Banyak masalah lutut yang tidak dapat sembuh hanya dengan berjalannya waktu. Meski nyeri ringan pascaolahraga berat dapat mereda dengan istirahat, keluhan yang terus berlanjut membutuhkan pemeriksaan medis guna memastikan penyebab dasarnya.

Person holding a painful knee while sitting outdoors, illustrating knee pain or a possible knee injury.

Anda disarankan berkonsultasi dengan dokter spesialis lutut apabila:

  • Gejala tidak kunjung membaik setelah beberapa pekan
  • Keluhan masalah lutut yang sama kerap berulang
  • Rasa tidak nyaman pada lutut terasa semakin sering seiring waktu
  • Gejala mulai mengganggu gaya hidup atau aktivitas rutin Anda
  • Anda berhenti melakukan aktivitas fisik yang disukai akibat keluhan pada lutut
  • Penanganan sebelumnya belum memberikan pemulihan yang bertahan lama
  • Anda khawatir kondisi lutut Anda secara perlahan semakin memburuk
  • Anda menginginkan penjelasan diagnosis dan opsi perawatan yang lebih pasti

Pemeriksaan sejak dini membantu menemukan akar masalah pada lutut sebelum dampaknya meluas ke mobilitas, tingkat aktivitas, dan kualitas hidup Anda.

Nyeri lutut terus-menerus atau penurunan mobilitas tidak boleh diabaikan.

Pemeriksaan dini membantu memastikan penyebab utama dan memungkinkan terapi dimulai sebelum gejala bertambah parah.

Konsultasikan dengan Spesialis

Kondisi Lutut yang Kami Tangani

Klinik kami menangani beragam gangguan dan cedera lutut yang memengaruhi kestabilan, fleksibilitas, dan rutinitas harian Anda. Di antaranya:

Dislokasi Tempurung Lutut (Patellar Dislocation)

Dislokasi terjadi saat tempurung lutut bergeser keluar dari alur persendian normalnya, sering dipicu oleh benturan keras, jatuh, atau cedera olahraga.

Dislokasi Sendi Lutut

Sendi lutut dapat mengalami dislokasi jika posisi tulang paha (femur), tulang kering (tibia), atau patela bergeser dari porosnya akibat trauma benturan tinggi.

Patah Tulang Patela (Tempurung Lutut)

Fraktur patela adalah keretakan pada tempurung lutut akibat benturan langsung atau terjatuh, yang membatasi kemampuan meluruskan kaki.

Cedera Anterior Cruciate Ligament (ACL)

Cedera ACL terjadi saat ligamen penstabil utama lutut meregang berlebih atau robek, umumnya dipicu oleh gerakan berputar atau perubahan arah tiba-tiba saat olahraga.

Robekan Meniskus

Robekan meniskus merujuk pada kerusakan bantalan tulang rawan yang meredam benturan dan menstabilkan sendi lutut, kerap timbul akibat gerakan memutar mendadak.

Gejala lutut yang menetap dapat disebabkan oleh banyak faktor.

Berkonsultasi dengan spesialis lutut membantu Anda memahami apa yang terjadi pada sendi Anda dan langkah terapi apa yang paling tepat.

Konsultasikan dengan Spesialis

Penanganan Lutut yang Kami Sediakan

Jika memungkinkan, penanganan konservatif akan direkomendasikan terlebih dahulu. Namun untuk cedera kompleks atau kerusakan sendi tingkat lanjut, tindakan pembedahan mungkin diperlukan.

Spesialis lutut kami merekomendasikan terapi berdasarkan penyebab utama gejala, diagnosis pasti, serta gaya hidup dan target pemulihan Anda. Pilihan prosedur penanganan lutut meliputi:

  • Artroskopi Lutut
  • Penggantian Lutut Total & Sebagian
  • Operasi Revisi Penggantian Lutut
  • Penggantian Lutut Navigasi Komputer (Total & Sebagian)
  • Penggantian Lutut Berbantuan Robot (mis. Makoplasty)
  • Rekonstruksi Ligamen Artroskopi
  • Rekonstruksi ACL
  • Rekonstruksi PCL
  • Rekonstruksi Multiligamen Lutut
  • Perbaikan Tulang Rawan & Kondroplasti
  • Perbaikan & Transplantasi Meniskus
  • Subkondroplasti
  • Manajemen Nyeri Lutut
  • Penanganan Cedera Olahraga

Apa yang Terjadi Saat Konsultasi dengan Spesialis Lutut?

Saat Anda berkunjung ke klinik kami untuk konsultasi lutut, Dr Seng akan meluangkan waktu mendalami keluhan Anda, pengaruhnya terhadap aktivitas harian, serta riwayat cedera atau terapi sebelumnya. Pemeriksaan fisik menyeluruh akan dilakukan untuk menilai pergerakan, kestabilan, dan fungsi sendi lutut.

Jika diperlukan, pemeriksaan pencitraan seperti rontgen atau MRI akan dijadwalkan guna memastikan ketepatan diagnosis. Setelah sumber masalah teridentifikasi, Dr Seng akan menjelaskan pilihan penanganan yang tersedia serta menyusun rencana perawatan yang disesuaikan dengan kondisi dan target pemulihan Anda.

Mengapa Memilih Klinik Lutut Kami?

Di Axis Orthopaedic Centre, perawatan lutut berakar pada diagnosis yang akurat, komunikasi yang transparan, serta terapi yang disesuaikan dengan kondisi, gaya hidup, dan tujuan kesembuhan Anda. Pendekatan terpadu kami mencakup:

Perawatan Terfokus untuk Gangguan Lutut

Kami mengevaluasi dan merawat berbagai masalah lutut, mulai dari nyeri, kaku, ketidakstabilan sendi, cedera ligamen, kerusakan tulang rawan, hingga radang sendi.

Evaluasi Mendalam atas Gerak dan Stabilitas

Saat sesi konsultasi, kami memeriksa dengan saksama bagaimana lutut Anda bergerak, titik munculnya nyeri, serta mendeteksi tanda kelemahan, ketidakstabilan, maupun kerusakan sendi.

Pilihan Terapi yang Sesuai Kebutuhan Anda

Pasien memiliki akses ke spektrum perawatan menyeluruh, mencakup terapi non-bedah konservatif, prosedur lubang kunci invasif minimal, hingga penggantian sendi mutakhir.

Penanganan Cedera Lutut Akibat Olahraga

Kami berpengalaman menangani cedera olahraga dengan fokus mengembalikan kekuatan dan kestabilan sendi agar Anda dapat kembali aktif berolahraga secara aman.

Penanganan Gangguan Lutut Degeneratif

Kami menyediakan rencana perawatan jangka panjang untuk masalah kronis seperti osteoartritis, bertujuan meredakan inflamasi, menjaga sendi alami, dan mempertahankan mobilitas Anda selama mungkin.

Pendampingan Berkelanjutan dari Diagnosis hingga Pulih

Kami memastikan kesinambungan perawatan sejak konsultasi awal hingga masa rehabilitasi pascaoperasi guna menjaga standar keamanan dan mutu klinis tertinggi.
Dr Seng Chusheng explaining a knee condition and treatment options to a patient during an orthopaedic consultation in Singapore.

Pulihkan Fungsi dan Mobilitas Lutut Bersama Dr Seng Chusheng

Nyeri lutut, rasa goyah, kekakuan, dan keterbatasan gerak dapat menghambat segalanya, mulai dari rutinitas harian hingga performa berolahraga. Baik gejala akibat cedera baru maupun kondisi menahun, diagnosis yang tepat adalah langkah perdana menuju pemulihan optimal.


Di Axis Orthopaedic Centre, Konsultan Senior Dokter Bedah Ortopedi Dr Seng Chusheng menyediakan evaluasi menyeluruh dan rancangan penanganan personal untuk berbagai masalah lutut, membantu pasien kembali melangkah mantap dan menikmati kembali aktivitas favoritnya.


Hubungi kami hari ini untuk mengetahui lebih banyak tentang manajemen nyeri dan penanganan lutut kami.

Pertanyaan Umum Seputar Nyeri & Gangguan Lutut

Tidak. Sebagian besar gangguan lutut dapat ditangani secara efektif dengan fisioterapi, modifikasi aktivitas, obat-obatan, suntikan medis, atau terapi non-bedah lainnya. Tindakan pembedahan umumnya baru dipertimbangkan apabila gejala menetap meski telah menjalani perawatan konservatif, atau bila terdapat kerusakan struktural yang sulit pulih tanpa intervensi bedah.
Gangguan lutut dapat terjadi pada usia berapa pun, meski jenis kondisinya kerap berbeda. Individu muda yang aktif lebih rentan terhadap cedera olahraga seperti robekan ACL, robekan meniskus, dan ketidakstabilan tempurung lutut. Memasuki usia 40 tahun ke atas, penipisan tulang rawan dan osteoartritis menjadi kian umum, terutama pada mereka yang memiliki riwayat cedera lutut, beban kerja fisik berat, atau tekanan sendi berkepanjangan.
Cedera regangan ringan, kelelahan sendi (overuse), dan peradangan sementara dapat membaik dengan istirahat serta penyesuaian aktivitas. Namun, nyeri menetap, pembengkakan berulang, sendi goyah, atau keluhan yang kian memburuk menandakan masalah medis yang jarang pulih dengan sendirinya. Pemeriksaan sejak dini memastikan apakah penanganan medis diperlukan guna mencegah keparahan.
Cedera lutut serius kerap ditandai dengan nyeri hebat, pembengkakan cepat, lutut goyah, tidak mampu menumpu beban, atau keterbatasan gerak yang nyata. Sebagian pasien mendengar atau merasakan sensasi letupan ("pop") saat cedera terjadi, terutama pada kasus robekan ligamen. Jika Anda tidak dapat berjalan dengan nyaman, lutut terus-menerus terasa lemas, atau gejala menetap setelah cedera, segera periksakan ke dokter.
Menjaga kekuatan otot penopang di sekitar lutut, tetap aktif bergerak, menjaga berat badan ideal, dan menangani cedera secara tuntas dapat mengurangi tekanan berlebih pada sendi. Latihan fisik berbenturan rendah seperti jalan santai, bersepeda, berenang, dan latihan penguatan otot dapat memelihara kesehatan lutut sekaligus meningkatkan kelenturan, keseimbangan, serta fungsi sendi secara menyeluruh.
Lama pemulihan sangat bergantung pada jenis dan tingkat keparahan cedera. Keseleo ringan atau cedera akibat overuse dapat pulih dalam beberapa pekan, sedangkan cedera ligamen, patah tulang, atau prosedur bedah membutuhkan waktu rehabilitasi hingga beberapa bulan. Evaluasi dokter spesialis memberikan kepastian mengenai perkiraan jangka waktu pemulihan untuk kondisi Anda.

Lokasi Klinik Kami

Dengan tiga klinik strategis di Singapura, Dr Seng menghadirkan layanan ortopedi komprehensif yang mudah diakses di dekat Anda. Setiap lokasi dilengkapi fasilitas untuk diagnosis akurat, perawatan, dan rehabilitasi berbagai gangguan muskuloskeletal.

Tersedia Telekonsultasi

Bagi pasien luar negeri, telekonsultasi via Zoom atau WhatsApp tersedia dengan perjanjian terlebih dahulu. Silakan hubungi via email atau WhatsApp untuk informasi.

Jam Operasional

Sen-Jum
:
08:30 - 17:30
Sab
:
08:30 - 12:30
Min & Libur Nas.
:
Tutup

Kontak Kami

whatsapp us